Tapaktuan, KBBACEH.news – Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Selatan menggelar pelatihan peningkatan kapasitas Imam Masjid dan Meunasah, berlangsung di Aula Hotel Catering, Jalan Teuku Ben Mahmud, Tapaktuan.
Pelatihan peningkatan kapasitas Imam Masjid dan Meunasah tersebut akan berlangsung selama satu bulan diikuti sebanyak IV Angkatan dimulai dari tanggal 27 Juni hingga 19 Juli 2022 mendatang.
Kepala DSI Aceh Selatan, Ustadz Indra Hidayat S.Ag M.Ag kepada wartawan di Tapaktuan, Rabu (29/6/2022) mengatakan, kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas imam masjid dan meunasah tahun anggaran 2022 ini bertujuan untuk percepatan penerapan dan pelaksanaan Syariat Islam di Aceh Selatan.

“Pelaksanaan pelatihan peningkatan kapasitas Imam Mesjid dan Meunasah ini juga dalam rangka meningkatkan semangat pelaksanaan shalat berjama’ah, sehingga dapat meningkatkan kualitas iman dan taqwa masyarakat di Aceh Selatan,” ucapnya.
Karena menurutnya, spirit shalat berjama’ah adalah pondasi dalam melaksanakan Syariat Islam, sehingga dengan dilaksanakan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas Imam dalam rangka mengajak ummat untuk meramaikan masjid.
Untuk angkatan I sejak tanggal 27 hingga 29 Juni 2022, Angkatan II tanggal 30 Juni hingga 02 Juli 2022, Angkatan III tanggal 03 hingga 05 Juli 2022. Angkatan IV tanggal 06 hingga 07 Juli 2022, Angkatan V tanggal 14 hingga 16 Juli 2022 dan angkatan VI tanggal 17 hingga 19 Juli 2022.
“Peserta setiap angkatannya berjumlah 51 orang dan total keseluruhan peserta sebanyak 6 (enam) angkatan berjumlah 306 orang peserta yang terdiri dari Imam Mesjid dan Meunasah masing-masing Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Selatan,” jelasnya.
Sedangkan narasumber terdiri dari berbagai unsur yang sudah profesional di bidang pendidikan agama, antara lain dari Dosen Tetap Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Guru Pesantren Ruhul Islam Anak Bangsa dan Tim Tahsin IKAT (Ikatan Alumni Timur Tengah) Aceh.
“Juga dari unsur pimpinan Pesantren di Aceh Selatan, Kepala Sekretariat Baitul Mal Kabupaten Aceh Selatan, Ketua Huda Aceh Selatan, dan dari DSI Aceh Selatan,” tutupnya. (IS/Red).