KBBAceh.News | JAKARTA — Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria merespons isu redenominasi rupiah yang kembali mencuat.
Arief menyatakan kesiapan lembaganya untuk memberikan rekomendasi terkait redenominasi rupiah berbasis riset apabila diminta Presiden Prabowo Subianto.
Namun, Arif menyebut bahwa hingga saat ini belum ada permintaan resmi dari pemerintah maupun BI terkait kajian maupun pendapat BRIN soal redenominasi.
“Oh belum, belum. Ya hari ini kita mengawali diskusi dengan Pak Presiden,” katanya.
Kehadiran Arif di Istana berlangsung bersamaan dengan sejumlah pejabat lain, termasuk Gubernur BI Perry Warjiyo, di tengah dinamika ekonomi nasional serta pembahasan isu-isu strategis yang memerlukan dukungan riset dan koordinasi kebijakan.
Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mendatangi Kompleks Istana Kepresidenan pada Senin (24/11/2025).
Menurut pantauan Bisnis, Perry tiba pukul 13.18 WIB. Kedatangan Perry berlangsung tanpa penjelasan mengenai agenda maupun alasan pemanggilannya oleh Presiden Prabowo Subianto.
Perry tiba dengan mengenakan batik bernuansa coklat tua dan langsung memasuki area Istana tanpa memberikan keterangan lengkap kepada awak media. Ketika ditanya soal tujuan pertemuan, Perry hanya menjawab singkat dan berterima kasih.
“Terima kasih, selamat siang,” sebelum melanjutkan langkahnya menuju ruang pertemuan. (Sumber, Bisnis.com)