Tapaktuan, KBBACEH.news – Sekda Cut Syazalisma S.STP mewakili Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran berpesan kepada para keuchik agar jangan takut terhadap lembaga pengawasan atau penegakan hukum.
“Namun, kita terus belajar dalam membangun silaturrahmi dan komunikasi, agar kita tahu hal – hal apa saja yang menyangkut pelanggaran dan atau sesuatu yang tidak sesuai dengan hukum yang berlaku,” kata Sekda Cut Syazalisma pada acara penerangan hukum, di Aula Setdakab, Rabu (19/10/2022).
Kesempatan itu, Sekda Cut Syazalisma juga mengharapkan kepada para Camat agar dapat mengumpulkan para keuchik di gampong masing – masing untuk menyampaikan apa yang diperoleh pada kegiatan sosialisasi hari ini.
“Dengan kegiatan ini para pihak diberikan ruang dan waktu untuk konsultasi. Dengan demikian para pihak memahami segala persoalan serta fungsi masing – masing secara terbuka, sehingga apa yang kita harapkan dapat diperoleh sesuai dengan ketentuan,” ujar Cut Syazalisma.
Sementara itu, Sekretaris DPMG Aceh Selatan, Ramzil Hadi S.STP M.Si menjelaskan, penyaluran dana desa tahun 2022 di Aceh Selatan khususnya APBN dan penyaluran BLT. Total dana desa di Aceh Selatan yakni Rp 194.090.688.000, terdiri dari dua komponen meliputi APBN dan BLT.
“Sampai dengan September 2022 untuk tahap I dan II sudah mencapai 100 persen realisasinya, kemudian untuk tahap ke III baru 35 gampong kita salurkan,” paparnya.
Ia melanjutkan, untuk BLT sampai dengan September 2022 sudah 100 persen disalurkan, tinggal untuk yang triwulan ke 4 bulan 10, 11 dan 12 yang belum mulai disalurkan. Secara umum, persentase untuk tahun 2022 sudah mencapai 82 persen.
“Dengan demikian Kabupaten Aceh Selatan sudah di atas penyaluran rata-rata skala nasional, namun dalam pelaksanaannya ada beberapa kendala yang kita hadapi terutama persyaratan pengajuan setiap tahapannya,” tandasnya. (IS/Red).